Bebebarapa ilmu pengetahuan menggunakan statistika terapan sehingga mereka memiliki terminologi yang khusus. Disiplin ilmu tersebut antara lain:
• Aktuaria (penerapan statistika dalam bidang asuransi)
• Biostatistika atau biometrika (penerapan statistika dalam ilmu biologi)
• Statistika bisnis
• Ekonometrika
• Psikometrika
• Statistika sosial
• Statistika teknik atau teknometrika
• Fisika statistik
• Demografi
• Eksplorasi data (pengenalan pola)
• Literasi statistik
• Analisis proses dan kemometrika (untuk analisis data kimia analis dan teknik kimia)
Statistika memberikan alat analisis data bagi berbagai bidang ilmu. Kegunaannya bermacam-macam: mempelajari keragaman akibat pengukuran, mengendalikan proses, merumuskan informasi dari data, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data. Statistika, karena sifatnya yang objektif, sering kali merupakan satu-satunya alat yang bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan di atas.
Kamis, 16 Desember 2010
Metode Statistik
Dua jenis penelitian: eksperimen dan survai
Tujuan umum bagi suatu penelitian berbasis statistika adalah menyelidiki hubungan sebab-akibat, dan lebih khusus menarik suatu simpulan akan perubahan yang timbul pada peubah (atau variabel) respon (peubah dependen) akibat berubahnya peubah penjelas (explanatory variables) (peubah independen).
Terdapat dua jenis utama penelitian: eksperimen dan survei. Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan.
Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran (lagi) dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran. Bisa juga perlakuan diberikan secara simultan dan pengaruhnya diukur dalam waktu yang bersamaan pula. Metode statistika yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu eksperimen dipelajari dalam rancangan percobaan (desain eksperimen).
Dalam survey, di sisi lain, tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survai dipelajari dalam metode survei.
Penelitian tipe eksperimen banyak dilakukan pada ilmu-ilmu rekayasa, misalnya teknik, ilmu pangan, agronomi, farmasi, pemasaran (marketing), dan psikologi eksperimen.
Penelitian tipe observasi paling sering dilakukan di bidang ilmu-ilmu sosial atau berkaitan dengan perilaku sehari-hari, misalnya ekonomi, psikologi dan pedagogi, kedokteran masyarakat, dan industry.
Tipe pengukuran
Ada empat tipe pengukuran atau skala pengukuran yang digunakan di dalam statistika, yakni: nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut memiliki tingkat penggunaan yang berbeda dalam riset statistik.
• Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif (misalnya: jenis kelamin, agama, warna kulit).
• Skala ordinal selain membedakan juga menunjukkan tingkatan (misalnya: pendidikan, tingkat kepuasan).
• Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak (misalnya: tahun, suhu dalam Celcius).
• Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak.
Teknik-teknik statistika
Beberapa pengujian dan prosedur yang banyak digunakan dalam penelitian antara lain:
• Analisis regresi dan korelasi
• Analisis varians (ANOVA)
• khi-kuadrat
• Uji t-Student
Tujuan umum bagi suatu penelitian berbasis statistika adalah menyelidiki hubungan sebab-akibat, dan lebih khusus menarik suatu simpulan akan perubahan yang timbul pada peubah (atau variabel) respon (peubah dependen) akibat berubahnya peubah penjelas (explanatory variables) (peubah independen).
Terdapat dua jenis utama penelitian: eksperimen dan survei. Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan.
Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran (lagi) dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran. Bisa juga perlakuan diberikan secara simultan dan pengaruhnya diukur dalam waktu yang bersamaan pula. Metode statistika yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu eksperimen dipelajari dalam rancangan percobaan (desain eksperimen).
Dalam survey, di sisi lain, tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survai dipelajari dalam metode survei.
Penelitian tipe eksperimen banyak dilakukan pada ilmu-ilmu rekayasa, misalnya teknik, ilmu pangan, agronomi, farmasi, pemasaran (marketing), dan psikologi eksperimen.
Penelitian tipe observasi paling sering dilakukan di bidang ilmu-ilmu sosial atau berkaitan dengan perilaku sehari-hari, misalnya ekonomi, psikologi dan pedagogi, kedokteran masyarakat, dan industry.
Tipe pengukuran
Ada empat tipe pengukuran atau skala pengukuran yang digunakan di dalam statistika, yakni: nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut memiliki tingkat penggunaan yang berbeda dalam riset statistik.
• Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif (misalnya: jenis kelamin, agama, warna kulit).
• Skala ordinal selain membedakan juga menunjukkan tingkatan (misalnya: pendidikan, tingkat kepuasan).
• Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak (misalnya: tahun, suhu dalam Celcius).
• Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak.
Teknik-teknik statistika
Beberapa pengujian dan prosedur yang banyak digunakan dalam penelitian antara lain:
• Analisis regresi dan korelasi
• Analisis varians (ANOVA)
• khi-kuadrat
• Uji t-Student
Statistic Career
We can choose one of statistic career which compatible with our passion after we are passing from graduate statistic.
Business and Industry
• Manufacturing
– Build products and deliver services that satisfy consumers and increase the corporation’s profit margin
• Marketing
– Design experiments for new products, conduct focus groups and sample surveys, and perform field experiments in test markets to determine product viability
• Engineering
– Make a consistent product, detect problems, minimize waste, and predict product life in electronics, chemicals, aerospace, pollution control, construction, and other industries
Health and Medicine
• Epidemiology
– Work on calculating cancer incidence rates, monitor disease outbreaks, and monitor changes in health-related behaviors such as smoking and physical activity
• Public Health
– Prevent disease, prolong life, and promote health through organized community efforts, including sanitation, hygiene education, diagnoses, and preventative treatment
• Pharmacology
– Work in drug discovery, development, approval, and marketing, to ensure the validity and accuracy of findings at all stages of the process
• Genetics
– Label possible indicators of genetic abnormalities, such as birth defects and early aging, or breed desirable characteristics in plant offspring
Learning
• Education
– Teach K-12 through post-graduate students, assess teacher effectiveness, or develop statistical models to represent student learning
• Science Writing & Journalism
– Work with mass media, universities, and corporations to produce news briefs, articles, news releases, and other reports
• Government
– Work in regulations for stock trading, pollution, and drug approvals, or testify in court proceedings, congressional hearings, and lobbying arguments
• Survey Methods
– Collect data in the social sciences, education, law, forestry, agriculture, biology, medicine, business, and
e-commerce, and for the government
Social Statistics
• Law
– Analyze data in court cases, including DNA evidence, salary discrepancies, discrimination law suits, and disease clusters
• Consulting
– Work on a temporary basis on a variety of projects including quality improvement, pharmaceuticals, ecology, and engineering
Natural Resources
• Agriculture
– Study chemical pesticides, hydrogeology, veterinary sciences, genetics, and crop management in order to ensure optimal yield
• Ecology
– Address questions about the earth’s natural environment, including animal populations, agricultural protections, and fertilizer and pesticide safety
Business and Industry
• Manufacturing
– Build products and deliver services that satisfy consumers and increase the corporation’s profit margin
• Marketing
– Design experiments for new products, conduct focus groups and sample surveys, and perform field experiments in test markets to determine product viability
• Engineering
– Make a consistent product, detect problems, minimize waste, and predict product life in electronics, chemicals, aerospace, pollution control, construction, and other industries
Health and Medicine
• Epidemiology
– Work on calculating cancer incidence rates, monitor disease outbreaks, and monitor changes in health-related behaviors such as smoking and physical activity
• Public Health
– Prevent disease, prolong life, and promote health through organized community efforts, including sanitation, hygiene education, diagnoses, and preventative treatment
• Pharmacology
– Work in drug discovery, development, approval, and marketing, to ensure the validity and accuracy of findings at all stages of the process
• Genetics
– Label possible indicators of genetic abnormalities, such as birth defects and early aging, or breed desirable characteristics in plant offspring
Learning
• Education
– Teach K-12 through post-graduate students, assess teacher effectiveness, or develop statistical models to represent student learning
• Science Writing & Journalism
– Work with mass media, universities, and corporations to produce news briefs, articles, news releases, and other reports
• Government
– Work in regulations for stock trading, pollution, and drug approvals, or testify in court proceedings, congressional hearings, and lobbying arguments
• Survey Methods
– Collect data in the social sciences, education, law, forestry, agriculture, biology, medicine, business, and
e-commerce, and for the government
Social Statistics
• Law
– Analyze data in court cases, including DNA evidence, salary discrepancies, discrimination law suits, and disease clusters
• Consulting
– Work on a temporary basis on a variety of projects including quality improvement, pharmaceuticals, ecology, and engineering
Natural Resources
• Agriculture
– Study chemical pesticides, hydrogeology, veterinary sciences, genetics, and crop management in order to ensure optimal yield
• Ecology
– Address questions about the earth’s natural environment, including animal populations, agricultural protections, and fertilizer and pesticide safety
Selasa, 14 Desember 2010
Apa itu statistika????
Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.
Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.
Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.
Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.
Ada dua macam statistika, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial. Statistika deskriptif berkenaan dengan deskripsi data, misalnya dari menghitung rata-rata dan varians dari data mentah; mendeksripsikan menggunakan tabel-tabel atau grafik sehingga data mentah lebih mudah “dibaca” dan lebih bermakna. Sedangkan statistika inferensial lebih dari itu, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan prediksi observasi masa depan, atau membuat model regresi.
• Statistika deskriptif berkenaan dengan bagaimana data dapat digambarkan dideskripsikan) atau disimpulkan, baik secara numerik (misalnya menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik), untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut, sehingga lebih mudah dibaca dan bermakna.
Statistika inferensial berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan estimasi pengamatan masa mendatang (estimasi atau prediksi), membuat permodelan hubungan (korelasi, regresi, ANOVA, deret waktu), dan sebagainya.
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.
Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.
Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.
Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.
Ada dua macam statistika, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial. Statistika deskriptif berkenaan dengan deskripsi data, misalnya dari menghitung rata-rata dan varians dari data mentah; mendeksripsikan menggunakan tabel-tabel atau grafik sehingga data mentah lebih mudah “dibaca” dan lebih bermakna. Sedangkan statistika inferensial lebih dari itu, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan prediksi observasi masa depan, atau membuat model regresi.
• Statistika deskriptif berkenaan dengan bagaimana data dapat digambarkan dideskripsikan) atau disimpulkan, baik secara numerik (misalnya menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik), untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut, sehingga lebih mudah dibaca dan bermakna.
Statistika inferensial berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan estimasi pengamatan masa mendatang (estimasi atau prediksi), membuat permodelan hubungan (korelasi, regresi, ANOVA, deret waktu), dan sebagainya.
Senin, 13 Desember 2010
Sejarah Statistika
Istilah statistika berasal dari istilah-istilah Bahasa Latin statisticum collegiums (dewan negara), Bahasa Italia statista (negarawan/politikus), dan Bahasa Inggris state (negara). Pada awalnya kata statistik diartikan sebagai keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh negara dan berguna bagi negara. Perkembangan lebih lanjut menunjukkan bahwa statistik merupakan suatu kumpulan angka-angka, data, atau informasi.
Penggunaan statistika sudah dikenal sebelum abad 18, pada saat itu negara-negara seperti Babilonia, Mesir, dan Roma mengeluarkan catatan tentang nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan , dan jumlah anggota keluarga. Kemudian pada tahun 1500, pemerintah Inggris mengeluarkan catatan mingguan tentang kematian, dan pada tahun 1662 dikembangkan catatan tentang kelahiran dan kematian. Pada tahun 1772-1791, G Achenwall menggunakan istilah statistika sebagai kumpulan data tentang Negara. Pada tahun 1791-1799, Dr.E.A.W Zimmesuman mengenalkan statistika dalam bukunya Statistical Account of Scotland, dan tahun 1981-1935, R.Fisher mengenalkan analis varians dalam literature statistiknya.
Di Indonesia Pengantar statistika telah dicantumkan dalam kurikulum matematika Sekolah Dasar sejak tahun 1975. Hal itu disebabkan karena di sekitar lingkungan kita berada selalu berkaitan dengan statistik. Statistika sendiri sudah diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu seperti astronomi, biologi, sosiologi, psikologi, maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan, seperti sensus penduduk, prosedur jajak pendapat atau polling, dan jajak cepat atau quick count. Di bidang komputasi statistika dapat diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Penggunaan statistika sudah dikenal sebelum abad 18, pada saat itu negara-negara seperti Babilonia, Mesir, dan Roma mengeluarkan catatan tentang nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan , dan jumlah anggota keluarga. Kemudian pada tahun 1500, pemerintah Inggris mengeluarkan catatan mingguan tentang kematian, dan pada tahun 1662 dikembangkan catatan tentang kelahiran dan kematian. Pada tahun 1772-1791, G Achenwall menggunakan istilah statistika sebagai kumpulan data tentang Negara. Pada tahun 1791-1799, Dr.E.A.W Zimmesuman mengenalkan statistika dalam bukunya Statistical Account of Scotland, dan tahun 1981-1935, R.Fisher mengenalkan analis varians dalam literature statistiknya.
Di Indonesia Pengantar statistika telah dicantumkan dalam kurikulum matematika Sekolah Dasar sejak tahun 1975. Hal itu disebabkan karena di sekitar lingkungan kita berada selalu berkaitan dengan statistik. Statistika sendiri sudah diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu seperti astronomi, biologi, sosiologi, psikologi, maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan, seperti sensus penduduk, prosedur jajak pendapat atau polling, dan jajak cepat atau quick count. Di bidang komputasi statistika dapat diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Awal Cerita di Statistika
Hai hai smuaaa….ini posting’an pertamaku,masih bingung juga awalnya, maklum masih belajar bikin bLog. Akhirnya ini bLog jadi juga, sangat diharapkan coment2nya dan mohon maaf kalo ada kata-kata yang gak berkenan di hati temen-temen semua. langsung follow aja yaaa…..
Di sini aku mau sharing dan berbagai pengalaman tentang statistik. Kenapa kok sekarang aku bisa jadi mahasiswa statistika di Universitas Diponegoro. Mungkin masih terlalu dini bagiku buat bicara tentang statistic secara aku masih mahasiswa baru. Kalau ditanya kenapa sih milih jurusan statistic, bingung juga mau jawab apa. Sebelum mendaftar aku dengar dari orang-orang kalo jurusan statistic itu prospek kerjanya banyak, setiap bidang, setiap instansi, setiap segmen kehidupan apapun itu pasti membutuhkan ahli statistic. Dan setelah memasuki jurusan statistic itu sendiri saya jadi lebih tahu bahwa emang ahli statistic itu sangat dibutuhkan banget. Tiap hari disuguhi materi kuliah hitung-hitungan, harus terbiasa dengan angka-angka. Di dalam statistika juga ada ilmu yang berhubungan dengan peramalan jadi kita bisa memprediksi kejadian berdasarkan data yang telah diproses sedemikian rupa.
Sedikit berbagi pengalaman aja betapa senagnya aku bisa sampai jadi mahasiswa statistika,,,(lebay,hahaaa…). Dari pertama mendaftar lewat jalur UM I Universitas Diponegoro awalnya agak bingung mau milih jurusan apa, setelah mendapat masukan dari beberapa orang akhirnya aku putuskan buat menempatkan jurusan statistika di pilihan pertama, dan Alhamdulillah aku bisa diterima di pilihan pertama itu..senangnyaaaa..(curcol dikit yaa,hehee).
Pertama masuk kuliah langsung disuguhi materi kuliah yang hitung-itungan, penuh angka-angka, pokoknya yang berhubungan banget sama matematika. Yaa jelaslah statistika kan bagian dari jurusan matematika. Sebagian besar materi ada kaitannya sama materi di SMA, tapi setelah ketemu mata kuliah “metode statistika” saya merasa ada sesuatu yang beda, di sini agak kesulitan memahami materi itu. Lhoooh gimana sih ngambil program studi statistika tapi gak paham statistic padahal baru dasarnya.tapi setelah melewati proses yang lumayan panjang jiwa ini mulai bisa menyatu dengan statistic yang InsyaAllah membawa kebaikan. Amiiiin……
Itulah sepenggal kisahku jadi mahasiswa baru statistika yang kira-kira baru berjalan 4 bulan ini. Mungkin cerita itu sangatlah umum bagi para mahasiswa baru tapi tiap cerita punya makna tersendiri bagi orang yang mengalaminya. Pokoknya nggak nyesel lah masuk program studi statistika. Let’s join with statistic ‘n enjoy it……..!!!!! ^_^
Di sini aku mau sharing dan berbagai pengalaman tentang statistik. Kenapa kok sekarang aku bisa jadi mahasiswa statistika di Universitas Diponegoro. Mungkin masih terlalu dini bagiku buat bicara tentang statistic secara aku masih mahasiswa baru. Kalau ditanya kenapa sih milih jurusan statistic, bingung juga mau jawab apa. Sebelum mendaftar aku dengar dari orang-orang kalo jurusan statistic itu prospek kerjanya banyak, setiap bidang, setiap instansi, setiap segmen kehidupan apapun itu pasti membutuhkan ahli statistic. Dan setelah memasuki jurusan statistic itu sendiri saya jadi lebih tahu bahwa emang ahli statistic itu sangat dibutuhkan banget. Tiap hari disuguhi materi kuliah hitung-hitungan, harus terbiasa dengan angka-angka. Di dalam statistika juga ada ilmu yang berhubungan dengan peramalan jadi kita bisa memprediksi kejadian berdasarkan data yang telah diproses sedemikian rupa.
Sedikit berbagi pengalaman aja betapa senagnya aku bisa sampai jadi mahasiswa statistika,,,(lebay,hahaaa…). Dari pertama mendaftar lewat jalur UM I Universitas Diponegoro awalnya agak bingung mau milih jurusan apa, setelah mendapat masukan dari beberapa orang akhirnya aku putuskan buat menempatkan jurusan statistika di pilihan pertama, dan Alhamdulillah aku bisa diterima di pilihan pertama itu..senangnyaaaa..(curcol dikit yaa,hehee).
Pertama masuk kuliah langsung disuguhi materi kuliah yang hitung-itungan, penuh angka-angka, pokoknya yang berhubungan banget sama matematika. Yaa jelaslah statistika kan bagian dari jurusan matematika. Sebagian besar materi ada kaitannya sama materi di SMA, tapi setelah ketemu mata kuliah “metode statistika” saya merasa ada sesuatu yang beda, di sini agak kesulitan memahami materi itu. Lhoooh gimana sih ngambil program studi statistika tapi gak paham statistic padahal baru dasarnya.tapi setelah melewati proses yang lumayan panjang jiwa ini mulai bisa menyatu dengan statistic yang InsyaAllah membawa kebaikan. Amiiiin……
Itulah sepenggal kisahku jadi mahasiswa baru statistika yang kira-kira baru berjalan 4 bulan ini. Mungkin cerita itu sangatlah umum bagi para mahasiswa baru tapi tiap cerita punya makna tersendiri bagi orang yang mengalaminya. Pokoknya nggak nyesel lah masuk program studi statistika. Let’s join with statistic ‘n enjoy it……..!!!!! ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)